Alasan Masuk IPTP

Awalnya saya mau jadi seorang dokter di Universitas Indonesia ( http://www.ui.ac.id/). Tetapi karena terbentur biaya yang saat itu tidak dipersiapkan oleh ibu saya jadi tidak jadi. Sebenarnya ibu saya bisa saja memasukkan saya ke kuliah kedokteran tetapi di Universitas Negeri Sebelas Maret (http://www.uns.ac.id/)di Surakarta, Solo dan saya menolaknya karena saya fikir terlalu jauh dari rumah dan tidak ada teman saya juga yang berkuliah disana. Awalnya dari sinilah, ibu saya berfikiran menyuruh saya masuk ke dalam fakultas peternakan IPB ini (http://ipb.ac.id/education/undergraduate/faculty-of-animal-science). Karena ibu saya melihat Om saya yang alumni Fakultas Peternakan IPB cukup sukses manjalani karirnya dalam bidang peternakan.

Dahulu saat saya mau masuk SMP, ibu saya menyuruh saya untuk tes masuk SMP unggulan Se-Jakarta Timur tetapi saya tidak menghiraukan perintahnya walaupun akhirnya tetap didaftarkan. Namun karena saya menghiraukan perintahnya, saya pun tidak belajar saat besoknya mau tes dan saya malah main bersama teman saya. Alhasil, saya tidak lolos tes masuk ujian tersebut. Saya menangis saat itu karena saya tidak mempersiapkan cadangan SMP lain. Ibu saya memarahi saya dan saya sangat menyesal sekali mengapa saat itu saya tidak belajar. Untungnya ada Om saya yang bekerja sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 35 Jakarta masih ada bangku kosong, jadilah saya bersekolah disana. Akibat inilah, saya sangat mempercayakan masalah pendidikan sama kepada ibu saya. Saya tidak mau menyesal lagi jika tidak menuruti apa yang disuruh ibu saya walaupun sebenarnya saya kurang menyukainya. Namun, karena termasuk orang yang mudah beradaptasi, setidak suka apapun pelajaran itu, saya pasti jadi suka dan bisa karena saya tidak mau juga mengecewakan ibu saya. Jadilah, saya berkuliah di IPB dan mengikuti kemauan ibu saya untuk masuk peternakan.

Masuk IPTP (http://ipb.ac.id/education/undergraduate/faculty-of-animal-science/department-of-animal-production-and-technology) pun kemauan dari ibu saya juga. Pokoknya, ibu saya sangat berkontibusi besar dalam pendidikan saya dan mungkin hingga karir saya nanti. Alhamdulillah, pilihan ibu saya selalu benar dan saya pun tidak pernah merasa terbebani olehnya. Karena peternakan merupakan suatu peluang besar bagi saya juga untuk bekerja di luar negeri nanti dan suatu bidang wirausaha yang sangat bagus untuk prospek ke depannya saya. Aminnnnnn……… Dan mungkin memang sudah jalannya atau takdirnya saya menjadi seorang peternak dan saya bangga menjadi seorang peternak ! Insyaallah.. jika sudah lulus nanti saya ingin beternak ayam.. aminnnnnnn.

Posted in Uncategorized | Leave a comment